Wau
وَاو
Bentuk dalam kata
و
sendiri
و
awal
ـو
tengah
ـو
akhir
و tidak pernah bersambung dengan huruf sesudahnya.
Seperti “w” pada “warna” — bukan “v”. Setelah dhammah ia bisa juga menjadi “uu” yang panjang.
Dalam Al-Qur'an
Bersuara · الجَهْرLunak (mengalir) · الرَّخَاوَةTurun (tipis) · الاسْتِفَالTerbuka · الانْفِتَاحTertahan · الإِصْمَاتLin (lembut) · اللِّين
16
Kedua bibir
ب dan م merapatkan bibir (م berdengung lewat hidung); و membulatkannya tanpa merapat.
Bulatkan bibir tanpa merapatkannya.
Kata lain dengan و
وَDengan fathah
وِDengan kasrah
وُDengan dhammah
وْDengan sukun
Sifat huruf
| Bersuara | الجَهْر | Napas tertahan dan suaralah yang membawa huruf. |
| Lunak (mengalir) | الرَّخَاوَة | Bunyi terus mengalir selama huruf ditahan. |
| Turun (tipis) | الاسْتِفَال | Lidah tetap rendah, sehingga huruf terdengar tipis. |
| Terbuka | الانْفِتَاح | Lidah tetap terpisah dari langit-langit. |
| Tertahan | الإِصْمَات | Keluar dari tempat yang lebih dalam, sehingga perlu lebih hati-hati mengucapkannya. |
| Lin (lembut) | اللِّين | و atau ي sukun setelah fathah, diucapkan dengan lembut (seperti خَوْف، بَيْت). |